Amerika


Los Angeles sekilas pandang

lanich1988.jpgwestcovinala1985.jpg

Los Angeles kota yang besar sekali, kota yang tidak pernah tidur dan kota dimana para bintang Holywood tinggal. Saya sempat selama 3 hari mampir di Los Angeles saat pulang dari Boston dan tinggal di West Covina, apartment Pak Hardian ditahun 1988, setelah itu paling cuma stop over di Bandara saja.

usc-la1988.jpg Tidak banyak yang saya bisa ceritakan mengenai Los Angeles, sempat main di Kampus USC dan muter-muter kampusnya yang pernah dipakai olympiade musim panas dengan Ferry Gozali (saat itu dosen Trisakti yang sedang mengambil Master di USC) dan mengunjungi pameran Komputer karena Hardian mau beli komputer (masih XT lho).

exhibitionla1988.jpg

Secara keseluruhan saya tidak begitu suka dengan Los Angeles walau banyak hiburan, Walt Disney dan sebagainya tetapi bagi saya kota ini terlalu sangat individual, beda dengan Boston atau San Fransisco atau mungkin karena saya cuma sebentar saja dikota ini.

lafreewaya1988.jpglafreewayb1988.jpg

Jalan jalan dalam kota memang lebar-lebar, satu hal lagi, kalau kita mendengar suara musik yang keras dari mobil yang bagus, bisa ditebak kalau yang mengendarai itu bukan orang negro, pasti dari anak-anak mahasiswa Indonesia karena mahasiswa Indonesia terkenal sering menggunakan mobil mewah.

Las Vegas sekilas pandang

lv1.jpg

Delapan tahun setelah saya mengunjungi Atlantic City – Kota Judi Pantai Timur Amerika, maka pada tahun 1996 saya berkesempatan mengunjungi Las Vegas, Kota Judi Pantai Barat Amerika pada acara Comdex ‘96. Sesungguhnya saya tidak senang berjudi atau sesuatu yang berbau gambler, entah kenapa saya malah punya kesempatan mengunjungi kedua tempat ini jadi saya pikir mungkin Tuhan sedang menguji iman saya walau terus terang saya beberapa kali mencoba juga peruntungan memainkan Jackpot yang pakai quarter.

las-vegas-excaliber.jpg Las Vegas betul-betul kota judi, dimulai dari airport sampai masuk ruang tunggu airport ya ada Jackpot nya. Saya menginap di Hotel Excalibur didepan MGM Hotel, salah satu hotel yang terkenal disini yaitu Flamengo Hotel. Las Vegas terkenal dengan rate hotel nya yang terjangkau untuk menginap, makanan yang murah dan keamanan selama 24 jam. Kita tetap merasa aman walau naik bus jam 23 malam karena memang bisnis utama dikota ini ya judi.

Menariknya kadang ada nenek tua yang datang hanya untuk main jackpot beberapa kali kemudian pulang, tidak perduli menang atau kalah, seakan-akan hal itu sudah menjadi rutinitas sehari-hari seperti suplemen kesehatan saja.

Semua sudut Hotel apapun pasti ada tempat judi dan bermacam-macam judi ada, dari yang paling simpel seperti Jackpot sampai bacarat dan pacuan kuda yang ditayangkan langsung juga ada. Tidak ada jam dinding dan juga resepsionis yang tertutup atau terhalang dinding menyebabkan suasana didalam lobby hotel tidak ada bedanya selama waktu 24 jam. Tidak ada atau jarang sekali ada TV didalam kamar hotel karena memang tamu dikehendaki paling tidak main judi dan tidak hanya nonton TV saja.

las-vegas-ny-ny-03.jpg

Setiap hotel pasti menyediakan acara sendiri-sendiri, seperti hotel Excalibur tempat saya tinggal ada pertunjukan naga yang muncul dari kolam, pada jam tertentu ada arak-arakan kerajaan diiringi dengan para pengawal atau juga sirkus. Pokoknya tamu diharapkan sebisa mungkin tinggal dalam hotel dan menghabiskan uangnya.

Menakjubkan melihat kota yang terletak didaerah gurun bisa gemerlapan dan seakan tidak pernah tidur.

Atlantic City sekilas pandang

atlanticcity1985.jpg

Atlantic City merupakan kota judi di pantai timur Amerika, sekitar 700 km disebelah selatan Boston. Saat itu ditahun 1985 kami bertiga (saya, Felix, Usmani) saat libur akhir pekan sepakat berangkat ke Atlantic City menggunakan sedan Chevrolet Chevy dan kembali lagi ke Apartment kami di Lowell pada hari yang sama.

altanticcity19852.jpg Hari Jum’at setelah pulang dari training center, kami segera bersiap berangkat pagi hari. Jam 3 pagi dinihari (sabtu) segera kami jalan, start dari apartment. Jalanan sepi karena hari libur dan segera Boston terlalui menuju New York yang jaraknya sekitar 350Km.

altanticcity19851.jpg Jam 6.15 pagi kami memasuki New York lalu berhenti di New Jersey buat sarapan dan ngaso sebentar. Jam 7.00 kami melanjutkan perjalanan ke selatan karena Atlantic City masih 350 km lagi, jalanan tetap sepi saat kami masuk Atlantic City sekitar jam 10.15. Kecepatan mobil sekitar 100Km/jam walau speed limit 55Mph hehe.

Atlantic City terletak memang dekat dengan samudra Atlantic, deburan ombak dan hembusan angin laut terasa segar menyambut kami. Kota ini saat itu terkenal dengan pertandingan tinjunya terutama untuk kelas beratnya.

Kota sangat sepi, tapi jangan ditanya didalam Casino, baik yang berdiri sendiri atau berlokasi di Hotel, disitu tidak dikenal jam malam atau pagi, semua sama saja. Tidak dijumpai anak-anak dibawah umum berkeliaran, kesannya jadi sepi dan suram.

Ada satu hal yang aneh di Amerika, yaitu uang logam pecahan 0.5 dolar dan 1 dolar sangat susah dicari malah banyak orang amerika yang kadang tidak tahu bagaimana rupanya tetapi di casino malah sangat gampang mencari uang tersebut atau menukarkan uang tersebut … karena untuk Jackpot hehe, saya menukar uang logam USD1 hanya buat koleksi, bukan buat judi.

Next Page »