volendam1.jpg

Volendam adalah kota kecil di North Holland merupakan tempat yang terkenal dengan nelayannya serta tempat penuh dengan sejarah bagi para pemusik sehingga banyak artis musik yang tinggal di Volendam.

volendam1v1.jpg
Para pengunjung juga bisa berfoto menggunakan pakaian lokal seperti pakaian penduduk setempat tempo doeloe, saya lihat ada foto Krisbiantoro terpajang disalah satu tempat foto tradisional ini, mungkin untuk menarik pelancong Indonesia. Hati-hati dengan harga, walau harga masih sangat reasonable tetapi dengan toko sebelah bisa harganya berbeda lho .. walau kecil kan lumayan.

volendam2.jpg
Cara menuju ke Volendam juga mudah, setiap 15 menit ada bus yang datang dari atau ke Amsterdam.
Sebagai pelabuhan Nelayan, banyak sandar perahu nelayan disekitar situ dan sebagai tempat turis maka banyak restoran serta hotel yang berdiri disekitar tempat tersebut. Tempat yang sangat sayang kalau dilewatkan bila anda berkunjung ke Amsterdam dan ada waktu, jangan lewatkan kesempatan berkunjung ke Volendam.
Kalau lihat perahu nelayan sih sudah biasa, apalagi lihat ikan mentah .. di Muara Karang ya banyak tetapi disini sangat bersih dan udara lautnya juga sangat enak.

amsterdam2.jpg

Amsterdam kota tua dengan banyak kanal membelah kota yang dipenuhi oleh gedung-gedung tua. Stasiun Kereta tua walau besar tetapi kesan kuno nya terlihat sekali. Kalau kita keluar dari stasiun sekitar 400 meter kemudian belok kearah kiri, maka kita sudah sampai di daerah “lampu merah”.
Di Amsterdam memang pelacuran tidak dilarang, anda bisa melihat langsung di etalase banyak wanita yang berpakaian seadanya menunggu dan memasang perangkap buat buaya darat untuk singgah. Kalau berminat ya tinggal masuk dari pintu samping lalu korden etalase ditutup, begitu mudah walau saat itu siang hari sekalipun.

imgp0860.jpg
Museum Sex [gambar diatas] juga ada dekat stasiun kereta sebelah kanan, anda bisa melihat banyak disini terutama bagi para penggemarnya hehehehe.
amstr-01.jpg Gereja disini hanya sekedar gedung tua yang menunggu kedatangan orang-orang tua, sangat sedikit anak muda yang ke gereja, kecuali mungkin saat Natal atau Paskah, itupun lebih sekedar seremonial belaka, ini saya dengar langsung dari teman saya Ronald yang menemani saya berjalan.
Jalan di Amsterdam semuanya tidak ada yang besar dan kendaraanpun cenderung kecil.

imgp0849.jpg

Pengamen berdiri seperti Patung orang jalan

Banyak pengamen dengan jas serta topi yang cantik beraksi disekitar jalan utamanya.
Saya pernah kaget saat di stasiun kereta mau beli karcis … eh bapak tua penjual karcisnya bisa bahasa Indonesia … ternyata dia pernah tinggal di Indonesia dan istrinya orang Jawa timur.
Memang banyak sekali orang Indonesia yang tinggal di Amsterdam, bahasa Indonesia juga banyak yang mengerti, jadi hati-hati kalau membicarakan orang ditempat umum, mungkin diantara orang asing yang tidak dikenal disekeliling kita ada yang fasih bahasa Indonesia
amsterdam_gracht.jpg

Sepeda masih umum digunakan sebagai alat angkutan seperti tampak pada gambar diatas, kadang dirantai saja dipinggir jembatan.
Ikut tour air keliling Amsterdam melalui kanal sangat mengasikan, saya cuma membayangkan tour air di Jakarta sebaiknya juga diadakan saat banjir …

bordeux4.jpg

Sebenarnya nggak ada rencana sama sekali ke Bordeaux, cuma ganti train saja. Masalah timbul karena buruh KA disana mogok dan tidak ada train yang jalan, sedangkan rombongan saya dari Paris masih harus melanjutkan perjalanan ke Lourdes.

bordeux6.jpgSempat bingung juga kami, terlantar di stasiun tanpa tahu harus berbuat apa-apa, parahnya lagi orang disini sangat sedikit yang tahu bahasa Inggris atau Jerman… hehehe lengkap sudah kesengsaraan. Setelah cukup lama menunggu diketidak pastian, kami dapat kabar ada satu train khusus carteran yang akan ke Lourdes, nah saat train itu datang segera kami menemui ketua rombongannya dan minta ijin ikut. Untung doa kami didengarNya, rasanya susah membayangkan 8 orang bisa ikut serta train ini berangkat ke Lourdes, padahal tadinya sudah kepikiran mau sewa mobil atau naik bus saja.

Tentang Bordeaux
bordeux5.jpg

Bordeaux (in Gascon: Bordèu) is a port city in the south-west of France, with 925,253 inhabitants in the metropolitan area at the 1999 census, now an estimated one million inhabitants in 2006. It is the capital of the Aquitaine region, as well as the prefecture of the Gironde department. Its inhabitants are called Bordelais.
Bordeaux wine draws its name from the city around which it has been produced since the 8th century. Thus the city is known as the world’s wine capital, hosting the wine industry’s biggest event worldwide: Vinexpo.
Bordeaux is the centre of much military, space and aeronautics research and construction.
With almost 100,000 students, the city’s university is renowned for its research units in crop science, new materials and nanotechnology.
Bordeaux is located near the European Atlantic coast, in the southwest of France and in the north of the Aquitaine region. The city is built on a bend of the river Garonne, and is thus divided into two parts: the right bank to the East and left bank in the West. Historically, the left bank is the more developed. In Bordeaux, the Garonne River is accessible to ocean liners.

« Previous PageNext Page »